Skip to main content

Panduan Pemilihan Domain .OR.ID dan .SCH.ID untuk Lembaga Lokal

Persyaratan dokumen legalitas PANDI, konfigurasi DNS, serta tata kelola pembaruan domain institusi.

TI

Penyunting & Tim Editorial Utama • Verifikasi Editor: FOIMADEMA Chief Editor

6 min baca
Status: 12 Aug 2026

Transparansi AI: Riset dan draf awal dibantu AI dan telah melalui peninjauan editorial manusia.

Panduan Pemilihan Domain .OR.ID dan .SCH.ID untuk Lembaga Lokal
Dokumentasi Visual: Panduan Pemilihan Domain .OR.ID dan .SCH.ID untuk Lembaga Lokal

Perbandingan Karakteristik Domain .OR.ID, .SCH.ID, dan .DESA.ID

Berikut ini rangkuman perbedaan utama yang perlu dipertimbangkan saat menentukan ekstensi domain untuk lembaga lokal, baik itu organisasi non‑profit, institusi pendidikan, maupun badan pemerintahan desa.

Aspek .OR.ID .SCH.ID .DESA.ID
Target organisasi Organisasi non‑profit, LSM, yayasan Sekolah, perguruan tinggi, lembaga pelatihan Pemerintahan desa, komunitas desa
Persyaratan verifikasi Dokumen akta pendirian & surat izin operasional Surat keputusan pendirian & akreditasi pendidikan Surat keputusan kepala desa & SKPD terkait
Biaya registrasi (per tahun) Rp 150.000‑250.000 Rp 200.000‑300.000 Rp 100.000‑180.000
Durasi pendaftaran 3‑5 hari kerja 5‑7 hari kerja 2‑4 hari kerja
Kepercayaan publik Menunjukkan status nirlaba yang terdaftar Menandakan institusi pendidikan resmi Menegaskan legitimasi pemerintah desa

Strategi pemilihan berdasarkan tipe lembaga

  • Lembaga sosial atau yayasan: Pilih .or.id untuk menegaskan non‑profit dan mempermudah pencarian oleh donor.
  • Sekolah dasar hingga perguruan tinggi: Gunakan .sch.id agar situs mudah dikenali sebagai sumber pendidikan resmi.
  • Pemerintahan desa atau komunitas lokal: .desa.id memberikan sinyal keaslian administratif dan meningkatkan kepercayaan warga.

Simulasi skenario

Contoh hipotetis 1: Sebuah LSM lingkungan hidup di Kabupaten X ingin meluncurkan portal edukasi. Dengan dokumen akta yayasan yang lengkap, domain hijau.or.id dipilih untuk menonjolkan status nirlaba.

Contoh hipotetis 2: SMA Negeri 2 di Kota Y mengajukan sman2.sch.id. Proses verifikasi melibatkan surat keputusan pendirian dan akreditasi, sehingga domain ini memperkuat citra akademik.

Contoh hipotetis 3: Pemerintah Desa Sukamaju mendaftarkan sukamaju.desa.id. Setelah mengunggah SK Kepala Desa, domain aktif dalam tiga hari, memudahkan warga mengakses layanan publik.

Dengan memahami perbedaan karakteristik di atas, lembaga lokal dapat menyesuaikan pilihan ekstensi domain yang paling relevan, meningkatkan kredibilitas online, serta mempermudah akses bagi pemangku kepentingan.

Dokumen Persyaratan Legalitas Registrasi Domain PANDI

Registrasi domain .or.id atau .sch.id melalui PANDI menuntut kelengkapan dokumen legal yang dapat diverifikasi secara elektronik. Berikut ini rincian dokumen yang wajib disiapkan, beserta format dan catatan penting untuk masing‑masing jenis lembaga.

1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pemohon

  • Versi digital berformat .pdf atau .jpg dengan resolusi minimum 300 dpi.
  • Pastikan seluruh sisi KTP terlihat jelas, termasuk nomor identitas dan foto.
  • Jika pemohon mewakili lembaga, lampirkan pula surat kuasa yang ditandatangani dengan KTP pemohon.

2. Akta Pendirian atau Perubahan Anggaran Dasar

  • Dokumen resmi yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan HAM atau Notaris.
  • Harus mencantumkan nama lengkap lembaga, tujuan, serta nomor akta.
  • Upload dalam format .pdf yang tidak diproteksi password.

3. Izin Organisasi (SIUP, NIB, atau Surat Keputusan Pemerintah Daerah)

  • Untuk lembaga non‑pemerintah, sertakan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Nomor Induk Berusaha (NIB).
  • Untuk lembaga pendidikan, lampirkan Surat Keputusan (SK) Kementerian Pendidikan yang menyatakan status sekolah atau institusi pendidikan.
  • Dokumen harus berlaku aktif pada saat pengajuan.

4. Surat Permohonan Resmi

  • Ditulis di atas kop surat lembaga, mencantumkan nama domain yang diinginkan, alasan penggunaan, dan tanda tangan basah pejabat berwenang.
  • Jika pengajuan dilakukan secara daring, sertakan pula tanda tangan digital yang terverifikasi.

Ringkasan Dokumen dalam Tabel

Dokumen Format Catatan Khusus
KTP Pemohon .pdf / .jpg Resolusi ≥300 dpi, foto jelas
Akta Pendirian .pdf Nomor akta & tanggal berlaku
Izin Organisasi .pdf SIUP, NIB, atau SK Pendidikan
Surat Permohonan .pdf Kop surat + tanda tangan basah/digital

Contoh hipotetis: Lembaga “Yayasan Pendidikan Nusantara” mengajukan domain nusantara.or.id. Tim administrasi menyiapkan KTP Direktur, akta pendirian No. 123/2020, NIB 987654321, serta surat permohonan berkop resmi yang ditandatangani oleh Ketua Yayasan. Semua berkas di‑upload ke portal PANDI dalam format yang telah ditetapkan, sehingga proses verifikasi dapat selesai dalam 3–5 hari kerja.

Pengaturan DNS Record, MX Email, dan Name Server

Pengaturan DNS Record, MX Email, dan Name Server merupakan langkah penting dalam memastikan kinerja dan keamanan domain .OR.ID dan .SCH.ID. Berikut adalah penjelasan tentang cara mengatur A records, CNAME, MX records untuk email profesional, dan SSL.

Konfigurasi A Records dan CNAME

A records digunakan untuk memetakan nama domain ke alamat IP, sedangkan CNAME digunakan untuk memetakan subdomain ke nama domain lain. Contoh hipotetis, jika Anda memiliki domain contoh.or.id dan ingin memetakan subdomain blog.contoh.or.id ke server blog, Anda dapat membuat CNAME record dengan nilai blog.contoh.or.id. IN CNAME server-blog.contoh.or.id.

Pengaturan MX Records untuk Email Profesional

MX records digunakan untuk memetakan nama domain ke server email. Untuk membuat email profesional dengan domain .OR.ID atau .SCH.ID, Anda perlu mengatur MX records yang sesuai. Berikut adalah contoh pengaturan MX records:

  • contoh.or.id. IN MX 10 mail.contoh.or.id
  • contoh.or.id. IN MX 20 mail2.contoh.or.id

Pengaturan MX records ini akan memastikan bahwa email yang dikirim ke contoh.or.id akan diteruskan ke server email mail.contoh.or.id dan mail2.contoh.or.id.

Pengaturan SSL

Pengaturan SSL (Secure Sockets Layer) sangat penting untuk memastikan keamanan data yang dikirim melalui internet. Untuk mengatur SSL, Anda perlu membeli sertifikat SSL dari penyedia yang terpercaya dan menginstalnya di server Anda. Contoh hipotetis, jika Anda memiliki domain contoh.or.id dan ingin mengatur SSL, Anda dapat membeli sertifikat SSL dari penyedia seperti Let's Encrypt dan menginstalnya di server Anda.

Manajemen Perpanjangan Domain dan Keberlanjutan Kepemilikan

Pengelolaan siklus hidup domain .OR.ID dan .SCH.ID memerlukan prosedur yang terstruktur agar tidak terjadi domain expiry yang dapat mengganggu layanan institusi. Berikut langkah‑langkah praktis yang dapat diintegrasikan ke dalam kebijakan TI lembaga.

1. Penetapan Kalender Perpanjangan

Setiap domain harus dicatat dalam kalender operasional dengan notifikasi minimal tiga (3) kali sebelum tanggal kedaluwarsa.

  • Pengingat pertama: 90 hari sebelum masa aktif berakhir.
  • Pengingat kedua: 30 hari sebelum masa aktif berakhir.
  • Pengingat akhir: 7 hari sebelum masa aktif berakhir.

2. Verifikasi Kredensial Pemilik

Pastikan data kontak (email, nomor telepon) pada registrasi domain selalu up‑to‑date. Lakukan audit tahunan untuk memvalidasi identitas penanggung jawab.

3. Simulasi Skenario Perpanjangan

Contoh hipotetis: Lembaga X memiliki domain universitasx.or.id yang masa berlakunya hingga 15 April 2027. Pada 1 Maret 2027, tim TI mengaktifkan prosedur berikut:

  1. Mengirim email pengingat ke kepala departemen TI dan direktur akademik.
  2. Menyiapkan formulir persetujuan internal untuk alokasi dana perpanjangan.
  3. Menjalankan skrip otomatis (renew_domain.sh) yang memeriksa status DNS dan menyiapkan invoice.

4. Tabel Ringkasan Jadwal Perpanjangan

Domain Tanggal Kedaluwarsa Pengingat 1 (90 hari) Pengingat 2 (30 hari) Pengingat 3 (7 hari)
universitasx.or.id 15 April 2027 15 Januari 2027 16 Maret 2027 8 April 2027
sekolahx.sch.id 30 September 2027 31 Juni 2027 31 Agustus 2027 23 September 2027

5. Dokumentasi dan Backup

Simpan semua bukti pembayaran, email konfirmasi, dan sertifikat kepemilikan dalam repositori terpusat yang dilindungi oleh kontrol akses berbasis peran (RBAC). Backup data ini harus direplikasi ke dua lokasi fisik terpisah untuk mengantisipasi kegagalan sistem.

Dengan mengimplementasikan rangkaian prosedur di atas, lembaga lokal dapat meminimalkan risiko kehilangan domain, menjaga kontinuitas layanan daring, serta memastikan kepemilikan tetap sah dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif.

TI

Tim Editorial FOIMADEMA

Penyunting & Tim Editorial Utama

Tim editorial FOIMADEMA yang menangani penyusunan, penyuntingan, dan verifikasi konten publikasi digital.

Sumber & Referensi Verifikasi (Fakta):

PANDI - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia

Penerbit / Pengelola: Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI)

Buka Sumber
Layanan Terkait Studio

Website Siap Pakai

Website modern, responsif, cepat, dan mudah dikelola tanpa kerumitan teknis.

Pelajari Layanan Ini

Rekomendasi Wawasan

Artikel Terkait Lainnya

Lihat Semua